Seleksi Sekkot Ambon Memanas, Tiga Pejabat Daftar, Komposisi Pansel Jadi Sorotan
SUARAREFORMASI.COM.AMBON - Proses pendaftaran calon Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon kini memasuki hari ketiga dan mulai menunjukkan dinamika yang semakin menarik.
Sejumlah pejabat tinggi di lingkup Pemerintah Kota Ambon telah resmi mendaftarkan diri untuk mengikuti seleksi jabatan strategis tersebut.
Salah satu kandidat yang lebih awal mendaftar adalah Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Ambon, Apries B. Gaspersz. Ia menjadi figur pertama yang menyatakan kesiapan untuk bersaing memperebutkan posisi Sekkot.
Tak lama berselang, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Ambon, Steven Dominggus, juga resmi mendaftarkan diri dan siap mengikuti seluruh tahapan seleksi.
Selain itu, Penjabat (Pj) Sekretaris Kota Ambon, Roberd Sapulette, turut meramaikan bursa pencalonan.
Dengan posisinya saat ini, ia memiliki peluang untuk mengukuhkan diri sebagai Sekkot definitif.
Namun di tengah proses tersebut, muncul sorotan tajam dari publik terkait komposisi Panitia Seleksi (Pansel). Berdasarkan pantauan di lapangan, seluruh anggota pansel diketahui berasal dari internal BKD.
Kondisi ini menjadi perhatian karena Kepala BKD, Steven Dominggus, juga merupakan salah satu kandidat dalam seleksi. Situasi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai potensi konflik kepentingan, mengingat keterkaitan antara institusi penyelenggara dan peserta seleksi.
Isu ini pun berkembang luas dan menjadi perbincangan di kalangan internal pemerintahan maupun masyarakat umum.
Banyak pihak berharap agar proses seleksi tetap berjalan secara objektif dan bebas dari intervensi.
Pemberitaan ini dipublikasikan pada Selasa (14/04/2026) sebagai bentuk kontrol publik terhadap jalannya proses seleksi, sekaligus mendorong transparansi dalam setiap tahapan.
Media juga menaruh harapan besar kepada panitia seleksi agar menjalankan tugas secara profesional dan menjunjung tinggi integritas.
Proses penilaian harus dilakukan secara objektif, berdasarkan kompetensi dan kapabilitas, tanpa dipengaruhi kedekatan personal maupun latar belakang institusi.
Hal ini sejalan dengan penegasan Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, yang sebelumnya menekankan pentingnya proses seleksi yang bersih, jujur, dan bebas intervensi.
Diharapkan, melalui proses yang transparan dan akuntabel, Kota Ambon dapat memperoleh Sekretaris Kota yang profesional dan mampu mendorong kemajuan birokrasi ke depan.
Indonesia
English
Belum Ada Komentar