SUARARRFORMASI.COM.MASOHI โ Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah memperkuat strategi peningkatan mutu pendidikan melalui rapat penjaminan mutu pendidikan yang dipimpin Bupati Zulkarnain Awat Amir bersama Kepala BPMP Provinsi Maluku, Dr. La Mansur, serta pimpinan perangkat daerah, Senin (31/8/2026).
Forum tersebut mengevaluasi perkembangan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang pendidikan sekaligus merumuskan langkah lanjutan untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan di daerah.
Kepala BPMP Provinsi Maluku, Dr. La Mansur, menyampaikan capaian SPM pendidikan Maluku Tengah menunjukkan tren positif. Pada 2023 tercatat 57,86 persen, meningkat menjadi 58,86 persen pada 2024 dan mencapai 64,22 persen pada 2025 dengan kategori Tuntas Muda.
Capaian tersebut menjadi pijakan bagi pemerintah daerah untuk mengejar kategori Tuntas Pratama pada 2026โ2027.
Di sisi lain, Bupati Zulkarnain menekankan bahwa peningkatan mutu pendidikan tidak hanya berkaitan dengan proses pembelajaran, tetapi juga harus didukung lingkungan sekolah yang layak.ย
Karena itu, Pemkab Maluku Tengah menjalankan program โMaluku Tengah Lawan Sekolah Bocorโ mulai 2026, dengan target seluruh sekolah terbebas dari persoalan kebocoran pada 2027.
Bupati juga menginstruksikan perangkat daerah memperkuat integrasi dan sinkronisasi data pendidikan.ย
Langkah tersebut dinilai penting agar setiap kebijakan dan program dapat disusun berdasarkan kebutuhan riil, dengan penanganan yang lebih tepat sasaran, terukur, dan berkelanjutan.
Sumber : https://suara-reformasi.com/pemkab-malteng-perkuat-penjaminan-mutu-pendidikan-sekolah-bocor-jadi-perhatian-detail-464538