SUARAREFORMASI.COM.AMBON - Sejarah mencatat Negeri Rutong berada ditahun 620 Pada abad ke 7 dimana hasil sejarah itu ada 3 orang yang berasal dari Rumah kay yang bernama kakerisa corputy dan Atapary .
Dari 3 negeri. Adat tersebut mereka mengarungi laut dan akhirnya tiba dipesisir pantai sebalah kanan Negeri
Rutong disana mereka bertemu dengan warga yang ada di negeri ini .di sana lah sejarah mencatat keberadaan hubungan pela gandong antara negeri Rutong dengan negeri Rumahkay.
dari perjanjian kedua negeri sepakat menanam mangrove atau pohon mange mange yang sampai hati ini masih berdiri melampawi perjalanan abad
Yang kedua negri Rutong di berkati oleh Tuhan dengan 24 Hektar lahan hutan sagu yang telah menjadi sumber kehidupan bagi warga masyarakat
“Oleh sebab itu cara kami dalam.melestarikan budaya dan seklaigus memberdayakan kegiatan ekononi masyrakat termasuk didalamnya membangun potensi ekowisata dengan sebuah gerakan sageru”.
“Pada hari ini kami pemerintah negrri Rutong menjadikan Optensi ekowisata Hutan sagu sebagai destinasi kunjungan pariwisata baik nAional mauouan internsional yang sampai pada saat ini sudah ribuan kunjungan torosi yang datang ke Negeri Rutong
“kami sangat bersyukur ditahun 2022 kami mendapat penghragaan dari Kementrian pariwisata dari 75 desa terbaik dari 88 ribu desa pariwisata pada saat itu ”
“setelah itu kami juga pada tahun tahun berikutnnya mendapatkan berbagai macam penghargaan penghargaan dibidang pariwisata baik itu terkait porensi pariwisata hutan sagu baik dalam konteks pemasaran produk produk yang dimilki oleh negeri Rutong”.
Kurang lebih 20 penghragaan nasional yang telah kami terima ucap Raja Negeri Rutong Rido Reza Maispattela Diacara penilaian lomba desa pelaksana terbaik 10 program PKK tingkat provinsi Maluku .
Acara ini turut dihadiri oleh ketu TIm penggerak PKK Provinsi Maluku Maya Baby Lewerisa walikota Ambon Bodewin Wattimena, ketua TIM penggerak PKK kota ambon Lisa Wattimena ,ketua Dharma Wanita persatuan kota ambon Sarce Sapueltte ,Forkompimda Pemerintah kota ambon, Forkompimda pemerintah provinsi Maluku ,camat leitimur selatan, dan tokoh agama pemuda ,serta maayrakat negeri Rutong
Untuk diketahui Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena telah mendorong agar pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di Negeri Rutong menjadi gerakan pemberdayaan yang berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan seremonial.
Pemerintah Negeri Rutong bekerja sama dengan TP PKK Kota Ambon serta mitra seperti HOPE Worldwide Indonesia untuk memperkuat pemberdayaan keluarga dan tampil di ajang tingkat Provinsi Maluku yang dinilai pada awal November 2026.
Sumber : https://suara-reformasi.com/negeri-rutong-reza-valdo-maispattela-jelaskan-kutipan-selayang-pandang-negeri-rutong-detail-465281