Lansia, Disabilitas di Aru Dapat Bantuan Lewat Kolaborasi Bhakti Sosial Sentra Wasana dan Dinsos
SUARAREFORMASI.COM.DOBO– Sebanyak 204 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di Kabupaten Kepulauan Aru mendapat sejumlah bantuan sosial melalui bhakti sosial kolaborasi dari Sentra Wasana Bahagia Ternate dan Dinas Sosial Kepulauan Aru yang digelar di depan Kantor Bupati Kepulauan Aru, Selasa (26/8/2025).
Dijelaskan, Kementerian Sosial memiliki 31 Unit Pelaksana Teknis (UPT), salah satunya di Ternate. Dari tahun 2021 hingga 2024, Kepulauan Aru berada di bawah wilayah kerja Sentra Kendari.
/ Sebanyak 204 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di Kabupaten Kepulauan Aru mendapat sejumlah bantuan sosial melalui bhakti sosial kolaborasi dari Sentra Wasana Bahagia Ternate dan Dinas Sosial Kepulauan Aru yang digelar di depan Kantor Bupati Kepulauan Aru, Selasa (26/8/2025).
Anwarudin, Perwakilan Sentra Wasana Bahagia Ternate (Pic Penyaluran Atensi Kepulauan Aru), mengatakan bahwa kegiatan ini berdasarkan Permensos Nomor 7 Tahun 2021 dengan nama program Asistensi Berbasis Rehabilitasi Sosial.
Dijelaskan, Kementerian Sosial memiliki 31 Unit Pelaksana Teknis (UPT), salah satunya di Ternate. Dari tahun 2021 hingga 2024, Kepulauan Aru berada di bawah wilayah kerja Sentra Kendari.
Namun, sejak Desember 2024, wilayah ini dialihkan ke Sentra Wasana Bahagia Ternate.
Anwarudin menjelaskan bahwa kegiatan ini dimulai pada awal 2025 atas usulan Dinas Sosial Kepulauan Aru.
“Atensi itu ada 4 klaster, klaster disabilitas, kemudian lansia, kemudian anak, KBK, dan bencana alam. Dari keempat klaster ini kita ambil miskin, miskin ekstrem, terlantar, terpencil dll.
Jadi kita ambil dari keluarga miskin,” terang Anwarudin
Dari 1.300 data PPKS di Aru yang tersebar di tujuh kecamatan, kegiatan ini memfokuskan bantuan pada penyandang disabilitas dan lansia karena ketersediaan bantuan.
Sebanyak 204 PPKS dari kelompok lansia dan penyandang disabilitas menerima bantuan setelah memenuhi syarat desil satu hingga desil lima yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS).
Anwarudin mengatakan, bantuan yang diberikan meliputi layanan kesehatan gratis, penyaluran bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi), kacamata, serta bantuan aksesibilitas.
“Mudah-mudahan bantuan yang diterima masyarakat bermanfaat,” ucap Anwarudin.
Salah satu penerima bantuan, Mateis, penyandang disabilitas, mengungkapkan rasa syukurnya. “Terima kasih,” ucap Mateis.
“Bagus sih. Semoga yang punya bantuan sukses selalu,” tambah keluarga yang mengantar Mateis.
Acara ini dihadiri oleh Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, Wakil Bupati Muhammad Djumpa, perwakilan Sentra Wasana Bahagia Ternate, Anwarudin, Kepala Dinas Sosial Tonci Koljaan, serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Dalam sambutannya, Bupati Kaidel menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam memenuhi hak-hak sosial masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan perhatian khusus.
“Kami percaya, kolaborasi seperti ini akan semakin memperkuat solidaritas sosial dan mempercepat tercapainya kesejahteraan yang merata di seluruh pelosok negeri, termasuk di Kabupaten Kepulauan Aru yang kita cintai ini,” tambahnya.
Bantuan sosial diserahkan secara simbolis oleh Bupati Kaidel kepada perwakilan penerima.
Kegiatan ini diharapkan dapat berlanjut dan menjadi inspirasi bagi upaya lain dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di wilayah terpencil seperti Kepulauan Aru.(Yakop)
Indonesia
English
No Comments