Artikel Populer

Dapat Pinjaman Rp166 Miliar dari Bank Maluku Malut, Pemkot Ambon Siap Bereskan Utang Pihak Ketiga

Dapat Pinjaman Rp166 Miliar dari Bank Maluku Malut, Pemkot Ambon Siap Bereskan Utang Pihak Ketiga

SUARAREFORMASI.COM.AMBON – Pemerintah Kota Ambon resmi memperoleh fasilitas pinjaman daerah sebesar Rp166 miliar dari Bank Pembangunan Daerah Maluku dan Maluku Utara (Bank Maluku Malut).

Dana tersebut akan difokuskan untuk menyelesaikan kewajiban pemerintah kepada pihak ketiga serta mendukung pelaksanaan sejumlah program strategis daerah.

Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, mengatakan nilai pinjaman yang disetujui sebesar Rp166 miliar tersebut lebih rendah dari usulan awal Pemerintah Kota Ambon yang mencapai Rp200 miliar.” jelasnya kepada wartawan  Kamis (4/6/2026).

Menurutnya, terdapat sejumlah proses administrasi dan rekomendasi yang memengaruhi besaran pinjaman yang akhirnya disetujui.

Meski demikian, pemerintah daerah tetap bersyukur karena kebutuhan mendesak yang menjadi prioritas tetap dapat ditangani melalui dukungan pembiayaan tersebut.

“Yang disetujui sebesar Rp166 miliar dari usulan Rp200 miliar, Namun yang terpenting bagi kita adalah pinjaman ini sudah disepakati dan dapat dimanfaatkan untuk menyelesaikan berbagai kebutuhan prioritas pemerintah kota,” kata Wattimena.

Ia menjelaskan, penyelesaian utang kepada pihak ketiga menjadi fokus utama penggunaan dana pinjaman tersebut. Langkah itu dinilai penting untuk mengurangi beban keuangan daerah sekaligus memastikan berbagai kewajiban pemerintah dapat dituntaskan.

Selain itu, sebagian dana juga akan digunakan untuk mendukung pelaksanaan sejumlah proyek strategis yang telah direncanakan Pemerintah Kota Ambon dalam rangka mempercepat pembangunan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Prioritas utama kita adalah menyelesaikan utang pihak ketiga. Setelah itu, pinjaman ini juga akan menopang pelaksanaan program dan proyek strategis yang telah menjadi agenda pemerintah kota,” ucapnya

Wattimena menegaskan pencairan dana pinjaman tidak dilakukan sekaligus, tetapi secara bertahap sesuai kebutuhan dan progres kegiatan yang akan dilaksanakan. Kebijakan tersebut diambil agar penggunaan dana tetap terkontrol dan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.

“Kita ingin memastikan dana ini digunakan tepat sasaran. Karena itu pencairannya akan dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan dan peruntukannya yang sudah jelas,” tegasnya.

Ia menambahkan, keberadaan pinjaman daerah tersebut diharapkan dapat membantu memperkuat kondisi fiskal Pemerintah Kota Ambon, mempercepat penyelesaian kewajiban yang tertunda, serta memberikan ruang yang lebih besar bagi pemerintah untuk menjalankan program pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Dengan disetujuinya pinjaman dari Bank Maluku Malut tersebut, Pemkot Ambon optimistis berbagai persoalan keuangan yang selama ini menjadi beban daerah dapat ditangani secara bertahap tanpa mengganggu jalannya program pembangunan dan pelayanan publik. 


Komentar

  1. Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

Testimonial

Nulla vel metus scelerisque ante sollicitudin commodo....

Cindy

Tingkatkan !!!...

Larry

Bagus...

Jerry

Good !!...

nisa

Blognya keren !!...

Mila Karmila

Metode SEO yang sangat keren!!!......

Dian Herliwan
Kategori