Artikel Populer

Bupati Malteng Tegaskan Latsar CPNS Bukan Formalitas: ASN Harus Disiplin dan Berintegritas

Bupati Malteng Tegaskan Latsar CPNS Bukan Formalitas: ASN Harus Disiplin dan Berintegritas

SUARAREFORMASI.COM.MASOHI – Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir menegaskan bahwa Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) bukan sekadar formalitas untuk memperoleh sertifikat, tetapi merupakan proses penting dalam membentuk karakter, kompetensi, disiplin, integritas, dan jiwa pengabdian calon aparatur negara.

Hal itu disampaikan Zulkarnain saat membuka Latsar CPNS Golongan III Angkatan 40–43 dan Golongan II Angkatan 17–18 lingkup Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah Tahun 2026, Jumat (11/9/2026).

Dalam arahannya, Bupati meminta seluruh peserta mengikuti proses Latsar dengan sungguh-sungguh dan tidak menganggap kelulusan sebagai akhir dari perjuangan.

“Latsar ini bukan sekadar formalitas. Bukan hanya supaya nanti dapat sertifikat, lalu selesai. Ini adalah proses untuk membentuk karakter, kompetensi, disiplin, integritas, dan jiwa pengabdian saudara sebagai calon aparatur negara,” tegasnya.

Menurut Zulkarnain, menjadi ASN berarti memilih jalan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, status sebagai CPNS yang telah dinyatakan lulus bukan alasan untuk merasa aman, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar.

“Jangan berpikir, sudah lulus CPNS berarti aman. Itu belum. Justru setelah ini tanggung jawab saudara semakin besar,” katanya.

Bupati juga mengingatkan bahwa masyarakat saat ini semakin kritis dan menuntut pelayanan pemerintahan yang cepat, tepat, serta mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan.

Untuk itu, ia meminta para CPNS menjadi aparatur yang disiplin, loyal, berintegritas, memiliki etos kerja, serta terus meningkatkan kompetensi dan kemauan untuk belajar.

“Ketika masyarakat membutuhkan pelayanan pemerintah, pemerintah harus hadir dan memberikan solusi. Karena itu, jadilah ASN yang bekerja dengan baik, disiplin, loyal, punya integritas, dan terus mau belajar,” ujarnya.

Zulkarnain secara khusus menyoroti pelaksanaan Latsar tahun ini yang dilakukan secara daring. Menurutnya, sistem pembelajaran jarak jauh tidak boleh dimaknai sebagai kesempatan untuk mengikuti kegiatan secara santai.

Ia meminta seluruh peserta hadir tepat waktu, mengikuti setiap materi dengan baik, menyelesaikan tugas, serta mematuhi seluruh ketentuan selama proses Latsar berlangsung.

“Daring itu bukan berarti santai. Saya minta ikuti seluruh rangkaian Latsar ini dengan serius. Hadir tepat waktu, ikuti materi dengan baik, kerjakan tugas, dan jangan menganggap karena pelaksanaannya dari rumah maka pengawasannya juga longgar,” tegasnya.

Bupati mengatakan telah meminta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Maluku Tengah melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan Latsar secara serius.

Lebih lanjut, ia mengingatkan seluruh peserta untuk menjadikan nilai dasar ASN BerAKHLAK, yakni Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif, sebagai pedoman dalam menjalankan tugas.

Menurutnya, nilai-nilai tersebut tidak cukup hanya dihafalkan atau diucapkan, tetapi harus diwujudkan dalam perilaku dan pekerjaan sehari-hari.

“Kalau masyarakat datang, layani dengan baik. Kalau masyarakat bertanya, jawab dengan sopan. Kalau ada persoalan, cepat cari dan temukan solusinya,” tandasnya.

Zulkarnain menegaskan, para peserta Latsar merupakan bagian penting dari masa depan birokrasi Kabupaten Maluku Tengah. Karena itu, ia berharap setelah menyelesaikan Latsar, para CPNS tidak hanya memiliki kemampuan teknis dalam bekerja, tetapi juga memahami tujuan utama pengabdian sebagai ASN.

“Kita bekerja untuk masyarakat. Kita digaji oleh negara. Dan negara mempercayakan kepada kita untuk memberikan pelayanan terbaik,” katanya.

Ia pun mengajak seluruh peserta bersama-sama membangun birokrasi Maluku Tengah yang mampu hadir di tengah masyarakat, bekerja secara profesional, memberikan pelayanan, serta menghadirkan solusi.

Pada kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BPSDM Provinsi Maluku, para Widyaiswara, serta seluruh pihak yang telah mempersiapkan dan mendukung pelaksanaan Latsar CPNS tahun 2026.

Latsar tersebut diikuti 233 peserta, terdiri atas 141 CPNS Golongan III dan 82 CPNS Golongan II.

“Kepada seluruh peserta, saya ucapkan selamat mengikuti Latsar. Serius mengikuti prosesnya, disiplin, dan tunjukkan bahwa saudara memang pantas menjadi bagian dari Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah,” pungkasnya.


Komentar

  1. Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

Testimonial

Nulla vel metus scelerisque ante sollicitudin commodo....

Cindy

Tingkatkan !!!...

Larry

Bagus...

Jerry

Good !!...

nisa

Blognya keren !!...

Mila Karmila

Metode SEO yang sangat keren!!!......

Dian Herliwan
Kategori