Bupati : Jabatan Kepala Pemerintah Negeri Adalah Tanggung Jawab
SUARAREFORMASI.COM.Masohi - Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, menegaskan bahwa jabatan Penjabat Kepala Pemerintah Negeri bukan sekadar kehormatan, melainkan tanggung jawab dan pengabdian yang harus diwujudkan melalui tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, serta pelayanan publik yang berpihak pada masyarakat.
Penegasan itu disampaikan Zulkarnain dalam sambutannya yang dibacakan Sekretaris Daerah Malteng, Rakib Sahubawa pada pelantikan dan pengambilan sumpah dan janji Penjabat (Pj) Kepala Pemerintah Negeri Mosso Kecamatan Tehoru, Pj KPN Titawai Kecamatan Nusalaut, Pj KPN Kariuw Kec Pulau Haruku, dan Pj KPN administratif Olong Kec Seram Utara, Rabu (14/10/2026) di Operation Room lantai 3 Kantor Bupati Malteng, Masohi.
Kepada masing-masing, Sudirhan Tomagola, sebagai Pj KPN Mosso, Gerard Pattiradjawane sebagai Pj KPN Kariuw, Johan Tahalele, sebagai Pj KPN Titawaai Kecamatan Nusalaut, dan Yusuf Adam sebagai Pj KPN Administratif Olong, bupati mengingatkan agar menjalankan amanah dengan penuh integritas, disiplin, dan profesionalisme. Sekaligus, memastikan setiap program pembangunan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Jabatan ini bukan sekadar kehormatan, melainkan tanggung jawab dan pengabdian,” tandas Bupati.
Dikatakan, di tengah tantangan pembangunan dan meningkatnya tuntutan masyarakat, pemerintah negeri dituntut bekerja secara responsif, terbuka, dan berorientasi pada hasil. Karena itu, keberhasilan seorang penjabat tidak cukup diukur dari terlaksananya administrasi pemerintahan semata, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat.
Bupati juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas, persatuan, dan kerukunan hidup orang basudara melalui hubungan yang harmonis antara pemerintah negeri dan masyarakat.
Menurutnya, kolaborasi dengan Saniri Negeri dan berbagai unsur masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan pemerintahan yang mampu merespons kebutuhan warga sekaligus menjaga nilai-nilai sosial dan adat yang hidup di tengah masyarakat Maluku Tengah.
Melalui sambutannya, Bupati juga mengajak masyarakat untuk turut mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan negeri. "Junjung tinggi semangat masohi dan nilai-nilai adat sebagai kekuatan masyarakat Maluku Tengah," kuncinya. (***)
Indonesia
English
Belum Ada Komentar