Bupati Aru Lantik 183 P3K Tahap 2
SUARAREFORMASI.COM.DOBO - Bupati Kepulauan Aru Timotius Kaidel melantik dan mengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) tahap 2 sebanyak 183 orang pegawai yang merupakan hasil penataan tenaga pegawai Non ASN tahun 2024 yang terdiri dari 130 tenaga teknis 41 tenaga guru dan 12 tenaga kesehatan
Pelantikan tersebut dilaksanakan di lantai 2 Kantor BPKAD Kabupaten Kepulauan Aru pada Selasa (10/2/25)
Bupati Timo dalam sambutannya mengatakan sumpah janji pegawai negeri sipil merupakan salah satu kewajiban yang diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan yang diwujudkan dalam pernyataan kesanggupan untuk melakukan suatu keharusan dan tidak melakukan suatu larangan bagi setiap pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja
Bupati juga menambahkan bahwa isi sumpah janji yang baru diucapkan adalah merupakan kewajiban-kewajiban yang harus dipahami dan dipatuhi oleh setiap P3K sebagaimana diamanatkan dalam undang-undang nomor 20 tahun 2023 tentang aparatur sipil negara
Lanjut Bupati dengan demikian seluruh pegawai negeri sipil dalam menjalankan tugasnya tidak hanya sekedar mengisi waktu luang atau sekedar mencari nafkah untuk diri dan keluarganya tetapi dituntut untuk memahami,menguasai serta melaksanakan dengan baik tugas pokok dan fungsi yang diemban didukung dengan ketekunan keuletan komitmen integritas serta disiplin
"Hal ini menjadi perhatian bagi saudara-saudara yang dilantik,P3K kemarin kita lantik 1000 lebih dan dalam perjalanan waktu hampir setahun ini banyak sekali ketidak disiplinan itu setiap hari kita dengar, lihat posting-postingan di Facebook dan juga sering orang kirim ke saya dan ada juga setiap hari ketika datang absen selesa absen mereka pulang ojek,ada yang absen,selesai absen pergi berdagang di pasar ada juga absen selesai pergi aktivitas yang lain yang mendapat tunjangan yang lain-lain dan untuk jadi perhatian kalau kalian sudah dilantik di sini sudah sumpah dan janji yang disampaikan lalu kalian lalai ingat tahun ini kita buat sanksi disiplin untuk pegawai negeri sipil itu jalan jangan sampai baru lantik satu bulan ada yang dipecat dan mulai hari ini saudara-saudara yang dilantik yang tugasnya di desa supaya selesai ini segera kembali ke tempat tugas jangan sampai ada yang bertahun-tahun di sini"tegas Bupati
Bupati Timo menjelaskan bahwa
P3K di kabupaten Kepulauan Aru saat ini mencapai 3000 sekian dan terjadi kelebihan tenaga kerja mencapai ribuan
"Untuk diketahui penerimaan kita total 3000 lebih P3K dari 2023 dan 2024 dan saat ini kita kelebihan 2150 tenaga kerja jadi kalau sudah dilantik hari ini peliharalah tanggung jawab itu baik-baik karena kita kekelebihan tenaga kerja dan kelebihan tenaga kerja ini dengan efisiensi keuangan daerah ini habis untuk membayar tenaga kerja P3K dan hari ini daerah dikatakan kolaps anggaran dan untuk tiap OPD itu hanya 89 juta untuk operasional yakni untuk membayar listrik dan air
karena seluruh anggaran itu kemarin bebannya ke pemerintah pusat yang rencananya planning 2027 baru dikembalikan ke daerah namun kenyataannya tahun 2026 ini sudah merupakan tanggung jawab daerah"katanya
Diakhir sambutannya Bupati Timo mengucapkan selamat bagi para P3K dan mengharapkan agar mereka setia dan bertanggungjawab dalam melaksanakan tugas di tempat pengabdiannya
"Saya berharap agar dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan setia di tempat pengabdian dan atas nama pemerintah daerah saya menyampaikan selamat dan sukses atas kegiatan ini semoga tuhan memberkati kita semua sekalian dalam tugas dan pengabdian pada bangsa dan negara"ungkap Bupati (Rangga)
Indonesia
English
Belum Ada Komentar